BATULICIN, faktakalsel.com — Langkah nyata mengantisipasi bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus digalakkan. Tim Satgas Karhutla Mabes TNI menggelar sosialisasi penanggulangan Karhutla di Aula Koramil 1022-02/Kusan Hilir, Jalan 7 Februari Kota Pagatan, Selasa (1/9/2026). Kegiatan ini menjadi momentum krusial untuk memupuk kesiapsiagaan di wilayah ‘Bumi Bersujud’.
Tim Mabes TNI yang dipimpin oleh Kolonel Laut (K) Dr. dr. Hisnindarsyah, Kolonel Arh Hany Mahmudhi, dan Kapten Inf Pery Supendi hadir langsung mendengarkan aspirasi sekaligus membagikan strategi pemadaman dan pencegahan. Agenda ini turut didampingi Pasi Ops Kodim 1022/Tanah Bumbu Kapten Inf Sahlan, mewakili Dandim 1022/Tanah Bumbu Letkol Inf Zierda Aulia Salam.
Kolonel Laut (K) dr. Hisnindarsyah menekankan bahwa kehadiran tim pusat bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk eksekusi dari instruksi Presiden terkait penanganan cepat berbasis kolaborasi.
”Asap Karhutla membawa bahaya serius bagi kesehatan dan dampak besar bagi perekonomian masyarakat. Karena itu, pencegahan harus dilakukan secara maksimal, terkoordinasi, serta mendengar langsung masukan dari warga di daerah,” tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Kolonel Arh Hany Mahmudhi mengingatkan bahwa Karhutla merupakan ancaman lintas sektor yang risikonya memuncak saat musim kemarau. Menanggapi hal ini, TNI telah menyiagakan alutsista, dukungan operasional, dan personel Satgas untuk memastikan api tidak meluas.
Dandim 1022/Tanah Bumbu, Letkol Inf Zierda Aulia Salam, menyambut hangat inisiatif ini. Menurutnya, sinergi antara Mabes TNI, pemerintah daerah, aparat kepolisian, hingga tingkat desa menjadi kunci utama menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan warga.
Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran Forkopimca Kusan Hilir, relawan BPBD, Damkar, hingga seluruh kepala desa se-Kusan Hilir ini berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab, menguatkan komitmen bersama demi Tanah Bumbu yang bebas dari ancaman asap Karhutla.















